Sorry, you need to enable JavaScript to visit this website.

Bagikan:

Facebook Twitter

Perut Bunyi dan Diare? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya!

Penulis: admin | 26 May 2026

Perut bunyi disertai diare biasanya disebabkan oleh infeksi pencernaan, intoleransi makanan, atau stres. Kondisi ini membuat usus bekerja lebih cepat dari biasanya, sehingga perut bunyi dan feses menjadi lebih cair.

Meski umumnya tidak berbahaya, jika diare berlangsung lama atau menyebabkan dehidrasi, perlu penanganan medis segera.

Tidak lupa, pastikan dulu  kamu mengetahui penyebabnya. Selain itu, jangan lupa juga untuk mengonsumsi 1 kaleng BEAR BRAND setiap hari. Susu steril ini terbuat dari 100% susu sapi murni yang sudah melalui proses sterilisasi tanpa bahan pengawet dan gula tambahan.

Kalau kamu sedang merasa nggak enak badan atau cuaca dingin, cara konsumsi BEAR BRAND dengan dihangatkan bisa jadi pilihan yang menenangkan sekaligus bantu tubuh tetap nyaman.

Gejala Perut Bunyi dan Diare

Aktifitas usus yang aktif dan terlalu cepat bisa menyebabkan perut berbunyi saat diare. Kondisi ini bisa ditandai dengan:

  • Suara gemuruh di perut
  • Sering buang gas
  • Frekuensi BAB meningkat
  • Tekstur feses sangat cair
  • Kram atau rasa mulas di perut

Gejala ini umumnya berlangsung sementara. Namun bila berlanjut lebih dari 3 hari atau disertai demam tinggi, darah di feses, dan muntah, sebaiknya segera konsultasi dokter.

Penyebab Perut Sering Berbunyi dan Diare

Secara umum ada empat penyebab perut sering berbunyi yang disertai diare:

1. Intoleransi Makanan

Intoleransi laktosa atau gluten bisa  memicu perut bunyi dan diare. Usus tidak mampu mencerna zat tertentu, akhirnya menimbulkan gas, bunyi, dan iritasi pencernaan.

2. Infeksi Bakteri atau Virus

Infeksi saluran cerna karena makan makanan atau minum minuman yang kotor atau tidak higienis bisa menyebabkan beberapa masalah pencernaan termasuk keracunan makanan yang menyebabkan diare. Gejalanya muncul cepat, termasuk diare hebat dan perut bergemuruh.

3. Stres dan Kecemasan

Nah, stres bisa manjadi penyebab langsung sistem pencernaa yang bermasalah. Produksi asam lambung meningkat dan gerak usus jadi nggak stabil, menyebabkan perut berbunyi saat diare.

4. Perubahan Pola Makan

Konsumsi makanan pedas, berlemak, atau baru mencoba makanan asing juga bisa memicu reaksi usus yang berlebihan.

Baca Juga: Makanan yang Bagus untuk Pencernaan

Cara Mengatasi Perut Bunyi dan Diare di Rumah

Berikut beberapa langkah yang bisa kamu lakukan saat mengalami kondisi ini:

1. Perbanyak Minum Air Putih

Diare bikin tubuh kehilangan banyak cairan. Pastikan kamu minum air putih yang cukup agar terhindar dari dehidrasi.

2. Hindari Makanan Pemicu

Berhenti dulu makan gorengan, makanan pedas, kopi, dan susu yang tinggi laktosa. Ganti dengan makanan yang lembut seperti nasi putih, pisang, dan sup.

3. Minum Minuman Hangat

Teh jahe atau susu steril hangat bisa bantu menenangkan perut. Kamu bisa pilih BEAR BRAND yang dihangatkan agar tubuh terasa lebih nyaman dan hangat dari dalam.

4. Istirahat Cukup

Tubuh kamu butuh waktu untuk pulih. Jangan paksakan beraktivitas berat saat sedang diare.

Tips Mencegah Perut Bunyi dan Diare

Agar kamu nggak sering mengalami masalah ini, ikuti beberapa tips pencegahan berikut:

  • Jaga kebersihan makanan dan minuman
  • Cuci tangan sebelum makan
  • Kelola stres dengan baik
  • Rutin konsumsi makanan bergizi dan minuman steril seperti BEAR BRAND

Pentingnya Menjaga Kondisi Tubuh Sejak Dini

Diare dan perut bunyi bisa jadi tanda bahwa sistem pencernaan kamu sedang terganggu. Penting untuk menjaga kesehatan tubuh dari dalam. BEAR BRAND terbuat dari 100% susu sapi murni yang melalui proses sterilisasi tanpa bahan pengawet dan gula tambahan.

BEAR BRAND aman dan halal dikonsumsi karena telah bersertifikasi BPOM dan MUI. Kamu bisa rutin mengonsumsi BEAR BRAND satu kaleng setiap hari dan rasakan kemurniannya!

Perut bunyi dan diare bukanlah kondisi yang bisa diabaikan, apalagi kalau sering kambuh. Pahami penyebabnya seperti infeksi, intoleransi, atau stres, dan lakukan penanganan di rumah dengan langkah sederhana.

Jangan lupa, rutin konsumsi BEAR BRAND setiap hari juga bisa jadi bagian dari gaya hidup sehatmu.

 

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan:

1. Apakah perut bunyi selalu berarti diare?

Tidak. Perut bunyi bisa terjadi normal saat usus mencerna makanan. Namun jika disertai diare, biasanya ada faktor iritasi atau gangguan pencernaan.

2. Apakah probiotik bisa membantu mengatasi diare?

Ya. Probiotik dapat membantu menyeimbangkan bakteri baik di usus sehingga mempercepat pemulihan diare akibat infeksi ringan atau intoleransi makanan.

3. Apakah antibiotik bisa menyebabkan diare?

Bisa. Beberapa antibiotik mengganggu keseimbangan bakteri baik di usus sehingga memicu diare. Jika terjadi, biasanya dianjurkan konsumsi probiotik.

 

SOURCE:
https://www.alodokter.com/diare#:~:text=Diare%20umumnya%20disebabkan%20oleh%20konsumsi,satunya%20mengonsumsi%20makanan%20kaki%20lima.
https://www.siloamhospitals.com/en/informasi-siloam/artikel/diarrhea-types-symptoms-risks-and-treatments


Artikel Lainnya